Samarinda Ku..

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Toilet Dari Es

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Bus Yang Eksklusif dan Inovatif

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Kantor Dibalik Tumpukan Kayu

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

"Ryugyong" Hotel Yang Tidak Pernah Selesai

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Kostum Dari Kaca Yang Unik

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Desain Desain Sabun Yang Unik

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Perumahan Kucing Di Florida Yang Unik

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Bom Fosfor, Letusannya Amat Berbahaya

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Hati-Hati, Makan Burger Bisa Juga Mengakibatkan Cidera

Klik Link diatas untuk Informasi Selengkapnya

Sabtu, 05 Februari 2011

Daftar 14 Spesies Mamalia Paling Langka dan Unik yang Nyaris Punah

Zoological Society of London kembali meluncurkan daftar EDGE (Evolutionarily Distinct, Globally Endangered) 2010, setelah terakhir update pada tahun 2007 lalu. EDGE ini merupakan daftar hewan-hewan yang statusnya terancam punah, bahkan beberapa mungkin sudah punah.

Berikut ini adalah 14 spesies mamalia teratas menurut daftar EDGE yang paling langka :

1. Ekidna moncong panjang timur (Zaglossus bartoni)


2. Ekidna moncong panjang barat (Zaglossus bruijnii) 


Ekidna moncong panjang timur dan barat punya fitur yang unik, yakni perpaduan antara mamalia dan reptil. Keduanya juga nyaris punah akibat perburuan dan kehilangan habitat, akibat aktivitas pertambangan, pertanian dan penebangan liar.

3. Ekidna moncong panjang Sir David (Zaglossus attenboroughi)


Dari seluruh spesies ekidna moncong panjang, ekidna moncong panjang Sir David adalah yang paling kecil dan mungkin paling terancam punah. Spesies ini awalnya dikenali dari sebuah spesimen yang ditemukan pada tahun 1961, yang kemudian dipercaya telah punah, hingga kemudian tim EDGE menemukan bukti bahwa spesies ini masih bertahan pada tahun 2007. Distribusi dari ketiga spesies ekidna ini terletak di Papua dan Papua Nugini.

4. Greater Short-Tailed Bat (Mystacina robusta)


Kelelawar ekor pendek yang terbesar di New Zealand ini kemungkinan sudah punah menyusul kedatangan orang Eropa disana sejak 200 tahun lalu. Tidak seperti saudara dekatnya, lesser short-tailed bat, spesies ini lebih banyak menghabiskan waktu di tanah, sehingga rentan terhadap serangan predator seperti tikus.

Belum ada penampakan kelelawar ini sejak tahun 1967. Ada laporan yang terdengar, namun sulit untuk diverifikasi karena area yang dilaporkan ini dimiliki oleh suku lokal Maori, dan sulit untuk memperoleh izin masuk daerah tersebut.

5. Baiji (Lipotes vexillifer)


Baiji, atau lumba-lumba di Sungai Yangtze, kemungkinan sudah punah, karena hanya 13 saja yang ditemukan selama survei populasi antara 1997 dan 1999. Survei terbaru yang dilakukan tidak berhasil menemukan satupun baiji yang tersisa di sungai tersebut.

Sungai Yangtze yang sangat ramai ini mengakibatkan Baiji kehilangan habitatnya dan populasinya menurun drastis, akibat aktivitas pemancingan maupun polusi limbah. 

6. Mountain Pygmy Possum (Burramys parvus)


Spesies ini merupakan jenis marsupial unik yang awalnya hanya diketahui dari fosilnya saja, hingga kemudian ditemukan pada tahun 1966 pada sebuah resort ski di Victoria.

Ia merupakan salah satu dari pygmy possum terbesar di Australia, dan merupakan mammalia kecil yang umurnya terpanjang di dunia, dimana betinanya bisa mencapai usia lebih dari 12 tahun. Sayangnya, kehadiran industri resort ski yang menjamur di Australia mengakibatkan possum kecil ini kehilangan habitatnya hingga kini nyaris punah.

7. Solenodon Kuba (Solenodon cubanus)


8. Solenodon Hispaniola (Solenodon paradoxus)


Solenodon memang rupanya mirip dengan tikus, tapi mereka tidak seperti tikus sama sekali. Solenodon ini merupakan satu-satunya mamalia yang menginjeksi korbannya dengan racun.

Solenodon hanya terdiri dari dua spesies, yakni Hispaniolan solenodon yang ditemukan di Kepulauan Hispaniola dan Cuban solenodon yang distribusinya di Kuba. 

Sebelum kolonisasi orang Eropa, spesies ini merupakan predator yang dominan di habitatnya, namun seiring berjalannya waktu, mereka kalah dengan predator baru semacam anjing, kucing dan luwak. 

9. Kelinci Riverine (Bunolagus monticularis)


Spesies kelinci Riverine ini, berbeda dengan sebagian besar keluarga kelinci lainnya karena satu hal, yakni tidak berkembang biak seperti kelinci. Ketika spesies kelinci pada umumnya bisa membesarkan 12 bayi tiap kali hamil, dan berkali-kali hamil dalam satu musim, kelinci ini hanya bisa membesarkan satu anak dalam satu waktu, dan ia hanya hidup selama 3 atau 4 tahun di alam terbuka. Habitat kelinci ini di gurun Karoo, Afrika, terancam akibat gurun tersebut kerap menjadi lahan pertanian.

10. Badak Bercula Dua Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis)


Badak bercula dua ini merupakan yang paling kecil dan terancam dari lima jenis spesies badak yang masih bertahan hidup. Spesies ini hidup di pedalaman hutan Asia Tenggara, sebagian besar di Indonesia.

Sayangnya, aktivitas manusia seperti penggundulan hutan mengakibatkan populasinya turun drastis sehingga terancam punah, diestimasikan hanya sekitar 275 ekor yang hidup hingga saat ini. 

11. Badak Hitam (Diceros bicornis)


Badak hitam dan putih tidak dinamakan berdasarkan warna tubuh, melainkan bentuk bibirnya. Badak hitam punya bibir atas yang mengatup, yang digunakan untuk menarik tumbuhan ke dalam mulutnya.

Spesies ini dikenal berbahaya, sehingga banyak mengalami pembunuhan dibandingkan badak lainnya. Populasi ini mengalami penurunan drastis sebanyak 96% antara tahun 1970 hingga 1992. 

Selain itu, berbeda dengan mamalia lainnya, badak membutuhkan kondisi lingkungan yang spesial untuk bisa berkembang biak. Badak betina membutuhkan teman-teman badak betina yang lain untuk menemaninya dalam mengembangbiakkan dan membesarkan badak muda.

12. Wombat Hidung Berbulu dari Selatan (Lasiorhinus krefftii)


Hanya tiga spesies wombat yang saat ini masih bertahan hidup, dan ini salah satunya. Wombat merupakan makhluk yang beraktivitas di malam hari, dan kebanyakan dilakukan sendirian. Sepanjang hari, wombat tinggal di dalam lubang, dan baru keluar di malam hari untuk memakan rerumputan.

Wombat banyak kehilangan habitat akibat aktivitas pertanian, serta predator-predator yang diperkenalkan ke Australia, terutama dingo.

13. Onta Bactrian (Camelus ferus)


Spesies onta ini dapat dibedakan dari onta Arab dari kedua punuknya. Onta Bactrian ini harus beradaptasi di Gurun Gobi yang ganas, salah satu tempat yang paling berbahaya dan rawan di bumi.

Spesies ini dapat bertahan dari dahaga yang panjang, kekurangan makanan bahkan radiasi pengujian nuklir. Namun, eksistensi mereka kini terancam akibat kompetisi memperebutkan air dan makanan, perburuan serta kehilangan habitat.

Onta ini juga punya adaptasi yang unik dalam menghadapi cuaca ekstrim. Bulunya bisa menjadi sangat tebal ketika musim dingin, sementara nyaris tidak berbulu ketika musim panas. Selain itu, mereka punya kaki yang lembut, yang mirip seperti sepatu salju, untuk mencegahnya terperosok ke dalam pasir gurun.

14. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)


Dengan tidak lebih dari 60 ekor yang tersisa, badak Jawa atau badak bercula satu kecil ini merupakan spesies badak yang paling langka dibandingkan lainnya. Ia mempunyai cula satu dan kulit yang amat tebal, bahkan disebut-sebut menyerupai besi baja.

Seperti badak lainnya, spesies ini memakan tumbuh-tumbuhan dan kebanyakan menghabiskan waktunya untuk berendam dalam lumpur untuk mendinginkan tubuh.

Meskipun populasinya kini dijaga dalam taman nasional, namun culanya masih banyak diburu, sehingga populasinya masih tetap terancam. Populasinya yang kecil juga mengakibatkan mereka sangat beresiko menghadapi penyakit dan bencana alam yang besar. 

Top 5 Tempat Terdingin di Dunia

Tinggal di iklim tropis bikin kita sering banget mengeluh kepanasan, terutama sesudah pulang sekolah atau sehabis berolahraga. Kadang saking panasnya, kita sampai sering berharap kita tinggal di tempat yang lebih dingin. Tapi, setelah kenal sama lima tempat ini, kita pasti berpikir dua kali untuk tinggal di iklim dingin!

5.Yakutsk, Rusia


Suhu terendah di ibukota wilayah Yakutia ini, mencapai minus 50 derajat Celcius, dan biasanya terjadi pada bulan Januari. Meskipun dingin banget, kota ini ternyata dihuni oleh cukup banyak orang lho. Setidaknya ada 200.000 orang yang tinggal di kota ini. Saking dinginnya, orang-orang sering membiarkan mobilnya menyala terus ketika mereka berhenti di suatu tempat. Soalnya mereka takut bensin di mobil ini bisa beku, sih. Selain itu, di kota ini juga ada peringatan untuk nggak memakai kacamata hitam. Maklum, bisa-bisa kacamata itu menempel di kulit kita dan merobek kulit kita karena terlalu dingin. Seram ya? 

4.North Ice Station, Greenland


Greenland memang terkenal sebagai wilayah paling dingin di belahan bumi bagian Barat. Tapi, suhu terendah yang pernah tercatat di Greenland ada di North Ice Station, sebuah daerah pusat penelitian milik negara Inggris, dengan suhu minus 66 derajat Celcius. 

3.Verkhoyansk, Rusia


Delapan hari berkendara dengan mobil dari Yakutsk, baru kita akan ketemu Verkhoyansk, yang terletak pada Lingkaran Artik. Ada 1.300 orang yang tinggal di wilayah ini, dan sebagian besar bekerja sebagai pemburu atau menggunakan kereta salju untuk berkendara. Sebenarnya di wilayah ini terdapat banyak emas, tapi terlalu dingin untuk membuka tambang. Tempat yang dikenal dengan "Stalin's Death Ring" ini hanya bisa dikunjungi saat musim dingin, ketika danaunya membeku. Suhu terendah di kota ini adalah minus 69 derajat Celcius .

2.Oymyakon, Rusia


Masih tetanggaan sama Verkhoyansk dan Yakutsk, Oymyakon yang hanya dihuni oleh 900 orang ini bisa mencapai suhu minus 71 derajat Celcius ketika musim dingin. Sedihnya, musim dingin di sini terhitung sangat lama, yaitu kurang lebih selama sembilan bulan. Dalam bahasa etnik Sakha Rusia, oymyakon berarti "air yang nggak beku" 

1.Vostok Station, Antartika 


Ini dia tempat terdingin di dunia. Dengan suhu terendah minus 89 derajat Celcius, Vostok, yang dalam bahasa Rusia berarti "timur", hanya dipakai sebagai pusat penelitian milik Rusia. Mungkin karena terlalu dingin, nggak ada orang yang mau punya rumah di sini kali, ya? 

Yuk Berkunjung ke Ruang Eksekusi Hukuman Mati di California

Yuk Berkunjung ke Ruang Eksekusi Hukuman Mati di California



























Inilah Kolam Renang yang Aneh, Menyeramkan dan Eksotis

Di dunia ini, ada ribuan tempat untuk berenang. Berenang baik untuk kesehatan, dan menyenangkan tentunya. Tapi jika Anda bosan dari kolam biasa, ada banyak tempat menarik lainnya yang tidak biasa. Pertimbangkan beberapa perjalanan untuk mengunjungi tempat-tempat untuk berenang dari yang aneh , menyeramkan, eksotis hingga yang indah.

LAUT MATI


Laut Mati adalah danau hypersaline dan salah satu tempat dengan tingkat garam tertinggi. Ia memiliki danau garam sebelah timur Sungai Yordan dan Israel di sebelah barat.

Pantai adalah titik terendah dari tanah pada permukaan bumi, pada 1.385 meter di bawah permukaan laut. Laut Mati adalah danau hypersaline terdalam di dunia dengan kedalaman 1240 kaki. Karena salinitas yang tinggi, kita akan terapung dan dapat duduk hampir di permukaan tanpa tenggelam. Kepadatan air garam yang memberikan nya sensasi berbeda.

Bizarrely Beautiful Depths 


Penyelam senang bermain di laut di seluruh dunia. Beberapa mencari harta karun atau kapal tenggelam, sementara yang lain berenang di mana mereka bisa menikmati terumbu karang berwarna-warni, kehidupan laut yang eksotis. Bentuk ekstrem dari spesies air adalah Medusa raksasa. Mereka mendapatkan manfaat dari penangkapan yang berlebihan dan sekarang mengambil alih lautan di pantai utara Jepang. Beberapa penyelam memilih untuk berenang dan melacak ubur-ubur rakasa Echizen seperti ini dengan tubuh hampir 5 kaki. Berenang dengan ubur-ubur berukuran super juga dapat dilakukan di Asia Tenggara, Teluk Meksiko, laut hitam dan Laut Utara. Ubur-ubur terbesar di dunia disebut Nomura, mempunyai berat 400 pound seukuran dengan pegulat sumo. 
Jellyfish Lake, Palau



Di daerah Palau, lebih dari 12.000 tahun yang lalu, sebuah pulau terisolasi batu laut dan ubur-ubur yang terperangkap di dalam dan berubah menjadi danau laut. Dengan beberapa predator di pulau batu Malk Eil, ubur-ubur makmur dan dikalikan. Sekarang danau ini lebih dari 10 juta ubur-ubur dan dikenal sebagai danau ubur-ubur. Kemampuan mereka untuk menyengat menghilang dengan waktu, sekarang berenang dengan mereka sama sekali tidak berbahaya. Ukuran nya bervariasi.

Devil’s Pool 


Jika Anda pernah di Zimbabwe, jangan lewatkan kesempatan untuk berenang di The Devil's Pool, laguna kecil, dikelilingi oleh batu-batu, di tepi salah satu, air terjun terbesar yang paling indah di dunia, Victoria Falls. Set di Pulau Livingstone, di ketinggian 103 meter, Devil's Pool pasti salah satu lokasi yang paling indah di Bumi. Selama bulan September dan Desember, orang bisa berenang sedekat mungkin ke tepi air terjun tanpa takut terjatuh.

Natural Phenomenon Bioluminescent Bay at La Parguera 


Pulau Vieques di Puerto Rico menawarkan pengalaman terbaik untuk berenang. Meskipun nama Teluk Miskito mungkin tampak tidak menarik, teluk dengan permukaan air mengungkapkan rahasia bahkan selama malam-malam gelap tanpa cahaya bulan. Ini adalah air yang menyala. Tidak dengan radioaktivitas, namun di setiap galon teluk, ada 720.000 tunggal-sel organisme fosfor yang bercahaya ketika mereka gelisah. Berenang di Teluk Miskito akan menjadikan tubuh anda berwarna biru-hijau. Namun, jika Anda ambil segenggam air, Anda dapat melihat plankton. Seperti Laut Mati, salinitas air tinggi sehingga Anda bisa mengapung duduk tegak, tanpa tenggelam. Bersenang-senang mengapung di teluk dengan Bioluminescent langka dan terancam punah. 

Taal Lake: Philippines 


Di Filipina, Taal Lake adalah danau air tawar di kedalaman kawah yang dibentuk oleh letusan ribuan tahun yang lalu. The Taal Volcano aktif dan terletak di sebuah pulau di bagian tengah danau. Perenang dapat menemukan semua jenis kejutan di danau ini, Taal Lake adalah rumah bagi salah satu ular laut paling langka di dunia , salah satu dari dua "benar" spesies ular laut yang hidup sepenuhnya di air tawar. Apakah menyenangkan renang di sini, tapi hati-hati untuk ular laut rakasa, Hydrophis semperi. 

Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...